SEJARAH BATIK

Halo para pecinta sarung, sekarang kami akan menceritakan sejarah batik, karena batik merupakan salah satu budaya indonesia dan tentunya menjadi bahan untuk pembuatan Sarung RTS. Mari simak sejarahnya..

Sebenarnya tidak ada sejarah yang pasti mengenai batik. Tetapi keindahan batik ini kabarnya sudah dilukiskan sejak 2000 tahun yang lalu di daerah Timur Tengah, Asia Tengah, dan India.

Pada zaman mesir kuno, teknik membatik digunakan untuk membungkus mumi dengan kain linen. Kain linen ini dilapisi dengan cairan lilin, kemudian digores dengan benda tajam seperti jarum atau pisau untuk menggambar motifnya.

Selanjutnya kain dicelup ke berbagai macam cairan pewarna seperti darah atau abu. Kemudian, setelah warna tersebut meresap dan kain sudah berwarna maka kain linen ini direbus untuk menghilangkan lilinnya. Sehingga bagian-bagian kain yang tidak terlapisi oleh lilin berubah warna sesuai pewarnaan, sedangkan bagian yang terlapisi lilin akan berwarna dasar kain.

Pada zaman kerajaan Dinasti Tang (tahun 618-690) di Cina, teknik membatik seperti ini juga sudah dijumpai. Bahkan pada jaman Dinasti Sui (tahun 581-618) teknik ini sudah dipraktekan oleh masyarakat setempat. Dikarena Cina merupakan bangsa pedagang yang menjelajah dunia, teknik ini kemudian menyebar ke banyak benua seperti Asia, Amerika, Afrika, bahkan sampai ke Eropa.

Medium yang digunakan untuk menahan warna berbeda-beda pada setiap negara. Ada yang mempgunakan bubur kanji sebagai bahan pewarna, bahkan ada yang menggunakan bubur nasi yang dikeringkan dikarenakan pewarna pada zaman itu belum ditemukan. Ternyata tidak semua pembuatan batik menggunakan lilin. Ada konspirasi bahwa asal mula teknik membatik ini datang dari negara Sumeria (Irak Selatan).
Lalu pedagang yang berasal dari India yang membawa teknik membatik ini ke Indonesia. Pada tahun 60-an, teknik membatik ini menyebar ke pulau Jawa. Teknik ini dikembangkan oleh para penduduk masyarakat Jawa.

Menurut penuturan Rens Heringa, pada bukunya yang berjudul Fabric of Enchantment: Batik from the North Coast of Java (1996), batik pertama kali ada di Indonesia sekitar tahun 700an. Disebar luaskan oleh pedagang India, pada saat Raja Lembu Amiluhur (Jayanegara), yang merupakan raja kerajaan Janggala menikahkan putranya dengan seorang putri India.

Pada tulisan lain buku itu, disebutkan bahwa batik dalam bentuk yang lebih primitif justru sudah dibuat oleh orang suku Toraja (Tana Toraja, Sulawesi Selatan) malah sebelum ada di Jawa.

Pada tahun 120-an, masyarakat memodifikasi teknik membatik dengan canting, dengan cara lilin ditorehkan menggunakan canting tersebut. Pada saat inilah istilah membatik (ambatik) lahir kedunia.

Teknik membatik menggunakan canting untuk menorehkan lilin ke permukaan kain mori pada saat itu hanya ada di indonesia lebih tepatnya pulau Jawa. Canting inilah yang membuat batik Indonesia sangat berbeda dengan batik daerah lain.

Dan seiring perkembangan jaman, batik sekarang juga diaplikasikan ke sarung yang tengah populer.

 

Oke itulah sejarah batik yang dari berbagai daerah hingga sampai ke indonesia, jika tertarik dengan produk sarung batik bagus murah bisa lihat produk kami di sini

atai instagram @sarungrts